287 Kampus dan Tantangan Membangun Ekosistem
Dalam Rakernas di Medan pada 2023, LPTNU menghimpun data perguruan tinggi yang berafiliasi dengan NU. Dari proses tersebut ditemukan sekitar 287 kampus yang mengaku sebagai perguruan tinggi NU.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya potensi pendidikan tinggi yang berkembang di lingkungan Nahdlatul Ulama. Namun, bentuk pengelolaannya masih beragam.
Ada perguruan tinggi yang berada di bawah Badan Hukum Perkumpulan NU, ada yang dikelola yayasan, serta terdapat perguruan tinggi yang tumbuh di lingkungan pesantren dan keluarga besar pesantren.
Menurut Faishal, tantangan berikutnya adalah bagaimana menghubungkan seluruh kekuatan tersebut ke dalam sebuah ekosistem perguruan tinggi NU.
“Bagaimana mengorkestrasi antara PTNU Perkumpulan, PTNU Yayasan yang berafiliasi ke Nahdlatul Ulama atau yang dimiliki oleh pesantren dan keluarga besar pesantren,” katanya.
Dengan ekosistem yang lebih terhubung, berbagai sumber daya dapat dipertukarkan dan dikembangkan bersama. Mulai dari peningkatan kemampuan mahasiswa, standardisasi pelaporan keuangan, audit, penjaminan mutu hingga pengembangan sumber daya manusia.
Dalam ekosistem tersebut, LPTNU berperan sebagai regulator yang menyusun standar sekaligus memastikan mutu perguruan tinggi terus dipantau.
Faishal menyebut standar tersebut antara lain berkaitan dengan Aswaja, pengelolaan keuangan dan penataan sumber daya manusia.