PBNU dan UNFPA Siapkan Para Gus dan Ning Jadi Champion Pendidikan Kespro di Pesantren

bumi pesantren | 07 September 2026 07:48

PBNU dan UNFPA Siapkan Para Gus dan Ning Jadi Champion Pendidikan Kespro di Pesantren
Konsultan Program Kespro, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid. (dok nuonline)

JAKARTA, PustakaJC.co - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) menggelar Workshop Penyusunan Modul Training of Trainers (ToT) Pendidikan Kesehatan Reproduksi (Kespro). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman kesehatan reproduksi serta pencegahan kekerasan di lingkungan pesantren.

 

Dalam program ini, para Gus dan Ning ditunjuk sebagai peserta prioritas pada angkatan pertama. Penunjukan tersebut bertujuan menjadikan mereka sebagai champion atau penggerak utama yang nantinya bertugas melatih para musyrif, musyrifah, ustaz, dan ustazah di pesantren masing-masing. Dilansir dari nu.or.id, Senin, (7/9/2026).

 

Konsultan Program Kespro, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid (Alissa Wahid), menjelaskan bahwa pendekatan ToT ini mengedepankan praktik langsung dan penguatan kapasitas diri dalam mengambil keputusan, bukan hanya sebatas teori fisiologis semata.

 

"Karena ini namanya momentum, maka kita butuh Gus-Gus dan Ning yang siap untuk jadi instruktur yang nantinya akan melatih para musyrif-musyrifah," tegas Alissa dalam lokakarya yang berlangsung di Jakarta Pusat, Sabtu, (5/9/2026).

 

 

Sementara itu, Penanggung Jawab Program Kespro, Fahmy Akbar Idries, menambahkan bahwa keberhasilan program ini juga bergantung pada penguatan tata kelola di tiap pesantren. Menurutnya, membangun sistem dan tata kelola program secara bertahap sama pentingnya dengan materi yang disampaikan.

 

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, KPAI, organisasi badan otonom NU, serta 20 tenaga pendidik yang mewakili 10 pesantren dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. (ivan)