Kuliah Gratis di AS dan Mesir, Menag Minta Santri Pertajam Bahasa Asing

bumi pesantren | 08 September 2026 17:38

Kuliah Gratis di AS dan Mesir, Menag Minta Santri Pertajam Bahasa Asing
Menag Nasaruddin Umar. (dok kemenag)

JAKARTA, PustakaJC.co - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong para santri untuk bersiap menembus kancah pendidikan internasional. Kementerian Agama bersama Masjid Istiqlal menyiapkan program beasiswa penuh yang memberikan kesempatan bagi para lulusan strata satu (S1) untuk mengenyam pendidikan di Amerika Serikat dan Mesir.

 

Peluang tersebut disajikan melalui program Pendidikan Kader Ulama (PKU) dan Pendidikan Kader Ulama Perempuan (PKUP) yang dikelola oleh Masjid Istiqlal. Lulusan program ini dirancang untuk mendapatkan pengalaman belajar di dua negara tersebut selama satu tahun. Dilansir dari kemenag.go.id, Selasa, (8/9/2026).

 

"Kalau Ananda tamat S1 dan lanjut kuliah di sini, semuanya ditanggung. Hanya bawa koper, nanti enam bulan belajar di Amerika Serikat dan enam bulan di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir," kata Nasaruddin saat menerima kunjungan santri dan pengasuh Pondok Pesantren Shiddiqiyyah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa, (8/9/2026).

 

 

Menag menekankan bahwa perkembangan zaman menuntut santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga cakap beradaptasi dalam pergaulan global. Untuk meraih peluang beasiswa—termasuk Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)—penguasaan bahasa asing menjadi syarat mutlak yang harus disiapkan sejak dini.

 

"Dari sekarang perbaiki bahasa Inggris dan bahasa Arabnya agar lulus seleksi beasiswa LPDP," tegasnya.

 

Selain program pertukaran dan beasiswa luar negeri, kawasan Istiqlal kini juga ditunjang fasilitas penunjang berstandar internasional, seperti international corner yang terhubung dengan e-libraryperguruan tinggi luar negeri, pusat kursus bahasa asing, hingga Terowongan Silaturahmi. Menag berharap berbagai kemudahan ini dapat dimanfaatkan maksimal oleh generasi muda pesantren untuk memperluas wawasan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. (ivan)