Budayawan Nasruddin Anshory Dorong Reideologi Kebangsaan melalui Seni Islam dan Tradisi Pesantren

bumi pesantren | 02 November 2026 09:50

 

 

Kondisi tersebut berpotensi memperlebar jarak antara kehidupan keagamaan dan kebudayaan. Padahal, keduanya memiliki hubungan historis yang kuat dalam pembentukan identitas masyarakat Indonesia.

 

Karena itu, Nasruddin memandang perlu adanya reideologi kebangsaan sebagai upaya menggali dan menyegarkan kembali nilai-nilai dasar kebangsaan.

 

Ia menegaskan, reideologi kebangsaan bukan berarti mengganti Pancasila dengan ideologi baru. Sebaliknya, gagasan tersebut diarahkan untuk memperkuat pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan bersama yang mampu menaungi keberagaman masyarakat Indonesia.

 

Dalam konteks tersebut, seni Islam dan seni pesantren dapat menjadi sarana memperkuat nasionalisme yang terbuka, humanistis, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

 

Nasruddin juga menyoroti kontribusi komunitas seni berbasis pesantren, termasuk jejaring Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) dan berbagai festival seni pesantren, dalam merawat toleransi serta kebinekaan.

 

Beragam kegiatan seperti selawatan, festival seni tradisional, seni lukis, dan teater santri dinilai dapat menjadi ruang perjumpaan antarkelompok masyarakat sekaligus memperkuat nilai persatuan.

 

Ke depan, ia mendorong agar seni Islam dan seni pesantren tidak berhenti sebagai warisan masa lalu. Keduanya perlu dikembangkan secara kreatif agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.

 

Kaligrafi, misalnya, dapat dikembangkan melalui media digital. Musik hadrah juga berpeluang berkolaborasi dengan berbagai bentuk musik kontemporer, sementara teater pesantren dapat mengangkat persoalan keadilan sosial, lingkungan, dan kemanusiaan.

 

Melalui pengembangan tersebut, seni diharapkan tidak hanya menjadi sarana ekspresi budaya dan spiritual, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kehidupan kebangsaan yang inklusif.

 

Nasruddin menilai, keterhubungan antara seni Islam, tradisi pesantren, dan nilai kebangsaan merupakan modal penting bagi Indonesia untuk menjaga identitas sekaligus menghadapi tantangan peradaban global. (ivan)