Ia mengatakan perusahaan telah mengundang beberapa produsen besar seperti Astra International, Isuzu Motors, Mitsubishi Motors, serta Hino Motors untuk membahas penyediaan kendaraan. Namun, kapasitas produksi yang ditawarkan dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan program secara cepat.
Secara total, kebutuhan kendaraan operasional Kopdes Merah Putih mencapai 105 ribu unit. Pengadaan tersebut direncanakan dipenuhi melalui impor kendaraan dari India, yakni 35 ribu unit Mahindra Scorpio Pick-Up serta 70 ribu unit kendaraan produksi Tata Motors yang terdiri dari Tata Yodha Pick-Up dan Tata Ultra T.7 Light Truck.
Polemik ini pun memunculkan dilema antara percepatan program pembangunan ekonomi desa dan upaya memperkuat kemandirian industri otomotif nasional melalui penggunaan produk dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang lebih tinggi. (frcn)