Menurut Gatot, akurasi sistem deteksi dini sangat penting untuk menyelamatkan masyarakat dari risiko bencana. Karena itu, BPBD Jatim ingin mempelajari lebih jauh efektivitas teknologi tersebut sebelum diterapkan secara lebih luas.
Sebagai tindak lanjut, BPBD Jatim berencana melakukan kunjungan serupa ke sejumlah wilayah lain yang memiliki karakteristik kerawanan bencana berbeda, termasuk daerah pesisir selatan dan kawasan dengan tingkat aktivitas seismik tinggi.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperkuat sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana berbasis teknologi guna melindungi masyarakat dari ancaman gempa bumi.
(int)