Era AI Mengubah Marketing, Emil Dardak Tekankan Adaptasi

komunitas | 03 September 2026 18:48

 

SMF Bahas Transformasi Bisnis

 

Surabaya Marketing Festival 2026 tidak hanya membahas strategi pemasaran korporasi. Rangkaian kegiatan festival dikemas melalui sejumlah agenda, di antaranya Campus Day, Corporate Day, Knowledge Day, City Day, dan Sport Day.

 

Pada Campus Day, mahasiswa dan talenta muda mendapatkan wawasan mengenai perkembangan dunia digital serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dunia kerja di masa depan. Agenda tersebut juga menghadirkan Maxwell Salvador, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang dikenal melalui ajang Clash of Champions.

 

Sementara itu, Knowledge Day memberikan ruang pembelajaran mengenai kepemimpinan di era AI. Salah satu konsep yang dibahas adalah Augmented Leadership, yakni pendekatan yang memadukan kemampuan kepemimpinan manusia dengan kapabilitas teknologi AI untuk menciptakan inovasi dan nilai tambah.

 

Adapun City Day mengangkat isu inovasi pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, serta penguatan daya saing daerah melalui pemanfaatan teknologi.

 

Rangkaian festival kemudian ditutup melalui Sport Day dengan berbagai kegiatan olahraga komunitas, seperti padel dan basket korporasi. Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperluas jejaring dan membangun relasi antarpelaku usaha.

 

Bagi Jawa Timur, transformasi digital menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat daya saing daerah. Penguasaan teknologi, termasuk AI, diharapkan dapat mendorong pelaku usaha untuk semakin inovatif, memperluas pasar, serta merespons perubahan kebutuhan konsumen dengan lebih cepat.

 

Melalui Surabaya Marketing Festival 2026, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, praktisi pemasaran, dan generasi muda diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem bisnis yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan kreativitas dan kemampuan manusia. (ivan)