SURABAYA, PustakaJC.co - Bank Syariah Indonesia (BSI) terus menggenjot tingkat literasi dan kesadaran finansial masyarakat Jawa Timur. Melalui BSI KCP Surabaya Dharmahusada, lembaga perbankan syariah ini menggelar edukasi pengelolaan keuangan secara maraton yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan akademisi hingga pekerja korporasi.
Rangkaian kegiatan edukasi ini dimulai pada Senin (26/10) di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dengan menghadirkan motivator keuangan sekaligus financial planner, Meidy Ferdiansyah. Di hari yang sama, BSI juga menggelar agenda serupa secara hybrid di Kantor Wilayah BPJS Kesehatan Jawa Timur. Dilansir dari jawapos.com, Selasa, (27/10/2026).
Tak berhenti di Surabaya, jangkauan edukasi berlanjut hingga ke daerah penyangga pada Selasa (27/10). BSI menyambangi dua korporasi medis, yakni PT Petro Graha Medika di Gresik dan PT Nusantara Medika Utama di Mojokerto.
Dalam pemaparannya, Penulis buku The Wealth Habits, Meidy Ferdiansyah, menyoroti tantangan besar masyarakat modern dalam mengelola uang, yakni tekanan gaya hidup digital dan kecenderungan fear of missing out (FOMO). Menurutnya, pengelolaan keuangan yang berhasil selalu berawal dari kemampuan mengendalikan emosi.
"Salah satu kunci membangun sistem yang membuat diri kita bisa mengelola, bukan hanya keuangan, juga mengelola emosi. Bagaimana kita banyak terstimulasi oleh FOMO, sosial media, influencer, lingkungan, dan sebagainya," ujar Meidy di hadapan peserta seminar di PENS.
Ia menambahkan, stimulus eksternal tersebut sering kali menjebak seseorang dalam bias kognitif. Dampaknya, keputusan finansial yang semula rasional berubah menjadi impulsif dan merugikan keuangan pribadi dalam jangka panjang.
Melalui format seminar dan financial talk ini, Meidy berharap peserta dapat memetik wawasan baru (awareness) agar lebih bijak dan disiplin dalam merencanakan masa depan keuangan mereka.
Sementara itu, Branch Manager BSI KCP Surabaya Dharmahusada, Wisnu Hendrawan, menjelaskan bahwa program edukasi ini merupakan komitmen berkelanjutan BSI yang dijalankan secara konsisten sejak awal tahun.
"Program literasi keuangan ini jadi kegiatan rutin BSI sejak Januari ini, termasuk BSI KCP Surabaya Dharmahusada. Sasaran kami menyasar ke semua lapisan, bukan hanya di perguruan tinggi, tapi juga di sekolah-sekolah," jelas Wisnu.
Wisnu menegaskan, BSI berkomitmen untuk terus menghadirkan pendekatan edukatif yang relevan guna mendorong inklusi serta literasi keuangan syariah di tengah masyarakat secara luas. (ivan)