GRESIK, PustakaJC.co – Gedung C Islamic Center Gresik segera disulap menjadi pusat aktivitas kepemudaan sekaligus sentra pengembangan ekonomi kreatif. Rencana tersebut dimatangkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sumber Daya Manusia (SDM) yang digelar Karang Taruna Kabupaten Gresik, Selasa, (7/7/2026).
Bimtek yang berlangsung di Aula Gedung C Lantai I Islamic Center Gresik membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan gedung, mulai dari legalitas, tata kelola organisasi, hingga kelayakan finansial. Langkah tersebut dilakukan agar aset milik pemerintah dapat dimanfaatkan secara profesional, produktif, dan berkelanjutan. Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (7/7/2026).
Ketua Karang Taruna Kabupaten Gresik, Satya Pradika, mengatakan pengelolaan Gedung C Islamic Center tidak hanya berfokus pada penataan bangunan, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan ruang pemberdayaan bagi generasi muda.
Menurutnya, gedung tersebut nantinya akan menjadi pusat berbagai kegiatan kepemudaan, inkubasi usaha kreatif, pelatihan keterampilan, hingga peningkatan kapasitas anggota Karang Taruna.
“Melalui bimtek ini kami memastikan seluruh proses, mulai aspek legalitas, tata kelola hingga manajemen finansial, berjalan secara profesional. Harapannya, Gedung C Islamic Center dapat menjadi pusat pemberdayaan yang mampu menggerakkan ekonomi kreatif pemuda di Kabupaten Gresik,” ujar Satya.
Upaya tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Gresik. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Gresik, Muhammad Rizaldi Saputra, menegaskan pengelolaan aset pemerintah harus mengacu pada regulasi yang berlaku agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Pondra Priyo Utomo, menilai keberadaan fasilitas yang representatif menjadi faktor penting dalam mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi generasi muda.
“Gedung C Islamic Center memiliki potensi besar menjadi pusat aktivitas dan pengembangan ekonomi kreatif pemuda di Kabupaten Gresik,” katanya.
Dukungan juga datang dari Dinas Sosial Kabupaten Gresik. Perwakilan Dinas Sosial, Lukman Santoso, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat kapasitas Karang Taruna agar semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Ia berharap hasil Bimtek menjadi pijakan dalam menyusun tata kelola Gedung C Islamic Center yang berkelanjutan sekaligus memperkuat program pemberdayaan pemuda di Kabupaten Gresik.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti diskusi interaktif mengenai mekanisme pengelolaan gedung, strategi penguatan organisasi, hingga peluang pengembangan ekonomi kreatif di era digital. (ivan)