Sementara itu, Inspektur Kota Surabaya Ikhsan mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pembangunan Zona Integritas adalah perubahan pola pikir aparatur.
Menurutnya, transformasi dari pola pikir konvensional menuju pola pikir melayani yang profesional dan berintegritas membutuhkan komitmen dan konsistensi yang kuat.
“Mengubah pola pikir konvensional menjadi pola pikir melayani, profesional, dan berintegritas membutuhkan usaha yang keras dan konsisten,” ujarnya.