Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Dedy Purwito, mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan. Menurutnya, Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran yang tersedia.
Ia menjelaskan, saat ini penanganan jalan rusak dilakukan melalui dua skema. Pertama, perbaikan ringan berupa penambalan pada titik-titik yang mengalami kerusakan. Kedua, pengaspalan ulang atau overlay pada ruas jalan yang tingkat kerusakannya sudah cukup tinggi.
Khusus untuk Jalan Kapasan, Dedy menyebut perbaikan tahun ini difokuskan pada penambalan dan perataan titik jalan yang bergelombang. Sementara pengaspalan ulang secara menyeluruh direncanakan akan diusulkan dalam anggaran tahun mendatang.