SURABAYA, PustakaJC.co – Kota Surabaya ditetapkan sebagai lokasi perdana pelaksanaan program “Partnership for Preventing Riverine Plastic Pollution”, sebuah kolaborasi antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA), dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia untuk mencegah pencemaran sampah plastik dari sungai ke laut.
Program tersebut diperkenalkan melalui soft-launching yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Surabaya dipilih sebagai kota pertama karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan. Dilansir dari jatimpos.co, Sabtu, (13/6/3026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, M. Fikser, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Kota Pahlawan sebagai lokasi awal pelaksanaan program.
“Surabaya ditunjuk menjadi salah satu lokasi soft-launching terkait penanganan sampah plastik sekaligus peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia,” ujar Fikser.