Perekaman e-KTP di Surabaya Tembus 99,68 Persen, Aktivasi IKD Terus Dipercepat

surabaya | 06 Juni 2026 21:58

Perekaman e-KTP di Surabaya Tembus 99,68 Persen, Aktivasi IKD Terus Dipercepat
Perekaman KTP elektronik di Surabaya mencapai 99,68 persen. (dok radarsurabaya) 

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya mencatat capaian perekaman KTP elektronik (e-KTP) mencapai 99,68 persen atau sekitar 2,247 juta jiwa dari total 2.254.680 penduduk wajib e-KTP. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam mendukung percepatan transformasi layanan publik berbasis digital melalui program Identitas Kependudukan Digital (IKD). Sabtu, (6/6/2026). 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya, Irvan Wahyudrajad, mengatakan pihaknya terus mengupayakan penyelesaian perekaman e-KTP hingga mencapai target 100 persen pada tahun 2026.

"Selain mengejar target perekaman 100 persen, kami juga mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) hingga mencapai 40 persen pada tahun ini sebagai bagian dari transformasi layanan publik berbasis digital," ujar Irvan, Demikian dikutip dari radarsurabaya.Jawapos.com, Sabtu, (6/6/2026). 

Menurutnya, tingginya angka perekaman e-KTP menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan yang tertib dan terintegrasi.

Hingga saat ini, aktivasi IKD di Kota Surabaya telah mencapai sekitar 32 persen dari total penduduk wajib e-KTP. Program tersebut memungkinkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara digital melalui telepon pintar sehingga pelayanan administrasi menjadi lebih praktis dan efisien.

"IKD merupakan bagian dari transformasi menuju pemerintahan digital. Masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam mengakses dokumen kependudukan, tetapi juga menjadi lebih adaptif terhadap layanan digital yang terus berkembang," katanya.

Pemkot Surabaya terus memperluas layanan aktivasi IKD di berbagai titik pelayanan, mulai dari kantor kelurahan dan kecamatan hingga Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola, Sentra Pelayanan Publik (SPP), serta layanan jemput bola saat kegiatan Car Free Day.

Selain kemudahan akses, keamanan data juga menjadi perhatian utama dalam implementasi IKD. Sistem tersebut telah dilengkapi teknologi verifikasi biometrik dan enkripsi data untuk menjaga keamanan informasi kependudukan warga.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemkot Surabaya optimistis target perekaman e-KTP 100 persen dan peningkatan aktivasi IKD dapat tercapai, sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan publik yang modern, cepat, dan terintegrasi. (frchn)