SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota Surabaya menargetkan Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya menjadi laboratorium mangrove bertaraf dunia dengan melengkapi seluruh koleksi 245 spesies mangrove yang ada di Indonesia. Target tersebut diharapkan memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat riset, konservasi, edukasi, hingga wisata mangrove terbesar di Tanah Air.
Kepala UPT Kebun Raya Mangrove Surabaya Dian Prasetyaningtyas mengatakan, pengembangan tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kebun Raya yang menegaskan fungsi kebun raya sebagai pusat konservasi, penelitian, edukasi, wisata, dan jasa lingkungan.
Menurutnya, saat ini Kebun Raya Mangrove Surabaya telah memiliki 74 spesies mangrove atau hampir 30 persen dari total 245 spesies mangrove yang terdapat di Indonesia. Capaian tersebut menjadikan KRM sebagai satu-satunya kebun raya tematik mangrove di Indonesia.