Lima Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Ternyata Kaya Nutrisi

kuliner | 16 Agustus 2025 14:38

Lima Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Ternyata Kaya Nutrisi
Lima Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Ternyata Kaya Nutrisi (dok hello sehat)

Surabaya, PustakaJC.co - Goodlife.id merilis fakta menarik mengenai sejumlah makanan yang kerap dianggap tidak sehat, namun sebenarnya memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh bila dikonsumsi dengan cara yang tepat.

 

Pertama, telur sering disebut sebagai penyebab naiknya kolesterol. Namun, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi moderat (1–2 butir per hari) tidak berdampak signifikan pada kadar kolesterol. Sebaliknya, telur mengandung protein berkualitas tinggi, vitamin D, kolin untuk kesehatan otak, serta antioksidan lutein.

 

Kedua, kopi yang kerap dituding mengganggu tidur dan menyebabkan dehidrasi, justru kaya antioksidan dan polifenol. Dengan konsumsi 2–3 cangkir per hari, kopi dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, Parkinson, dan penyakit hati.

 

Ketiga, kentang kerap dicap sebagai sumber karbohidrat yang membuat gemuk. Padahal, kentang kaya serat, vitamin C, kalium, dan magnesium. Yang membuatnya tidak sehat adalah cara pengolahan, misalnya digoreng. Jika direbus atau dipanggang dengan kulitnya, kentang justru bermanfaat untuk energi dan pencernaan.

 

Keempat, cokelat hitam (dark chocolate) sering dituduh menyebabkan jerawat dan kegemukan. Faktanya, cokelat dengan kadar kakao minimal 70 persen mengandung flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, dan memperbaiki suasana hati. Konsumsi 1–2 potong per hari masih dianggap sehat.

 

Kelima, kacang tanah dan selai kacang sering dianggap tinggi lemak. Padahal, kacang kaya akan lemak sehat, protein, serat, vitamin E, dan magnesium. Jika dikonsumsi dalam porsi wajar, yaitu segenggam per hari, kacang justru membantu mengontrol berat badan dan menurunkan risiko penyakit jantung.

 

Kesimpulannya, banyak makanan yang selama ini dinilai buruk justru memiliki manfaat kesehatan. Kuncinya adalah mengonsumsi dalam porsi seimbang dan mengolahnya dengan cara yang sehat seperti direbus, dikukus, atau dipanggang. (nov)