Menurut Ma’arif, Pasar Panganan Giri Biyen digelar sebagai upaya melestarikan warisan kuliner Gresik yang tumbuh sejak masa Kerajaan Giri Kedaton dan diwariskan secara turun-temurun.
Ia menyebut sejumlah kuliner khas Giri kini mulai langka, salah satunya Kupat Ketek, yang dahulu menjadi panganan masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan kembali mengenal kuliner tradisional yang hampir punah.
“Biar anak-anak muda Gresik tahu dan tidak kehilangan jejak kuliner tradisional daerahnya,” katanya.