Durian Memang Sehat, Tapi Jangan Sampai Berlebihan, Ini Alasannya

kuliner | 04 Juli 2026 16:36

Durian Memang Sehat, Tapi Jangan Sampai Berlebihan, Ini Alasannya
Ilustrasi keluarga makan durian. (dok detik)

 

SURABAYA, PustakaJC.co - Musim durian selalu menjadi momen yang paling dinantikan para pencinta “raja buah”. Beragam promo hingga pesta makan durian membuat banyak orang tergoda menikmati buah bercita rasa khas ini dalam jumlah banyak. Namun, para ahli mengingatkan bahwa durian tetap harus dikonsumsi secara bijak karena kandungan kalori, gula, dan karbohidratnya cukup tinggi.

 

Meski kerap dianggap sebagai buah yang kurang sehat, durian sebenarnya menyimpan banyak manfaat bagi tubuh. Ahli gizi dari Changi General Hospital menjelaskan bahwa durian mengandung lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fat) yang bermanfaat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus mendukung pengendalian tekanan darah. Dilansir dari detik.com, Sabtu, (4/7/2026).

 

Selain itu, durian juga kaya akan kalium, serat, vitamin C, vitamin B kompleks, serta zat besi. Kandungan antioksidan seperti flavonoid dan karotenoid di dalamnya bahkan diyakini dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga beberapa jenis kanker apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

 

Meski kaya nutrisi, konsumsi durian tetap memiliki batas yang dianjurkan. Ahli gizi dari Changi General Hospital, Mount Alvernia Hospital, dan Raffles Medical Group menyarankan orang dewasa cukup mengonsumsi sekitar dua hingga tiga pongge durian dalam sekali makan.