SURABAYA, PustakaJC.co -Tempe bacem merupakan salah satu lauk pauk tradisional khas Jawa, khususnya Yogyakarta, yang tak pernah kehilangan penggemar. Memiliki perpaduan rasa manis dan gurih yang khas, sajian ini sangat cocok dihidangkan sebagai teman makan nasi hangat, pelengkap soto, hingga santapan camilan bersama jadah ketan maupun cabai rawit hijau.
Kunci kelezatan tempe bacem tradisional terletak pada proses pengolahan bumbu ungkepnya. Penggunaan rempah aromatik seperti ketumbar, daun salam, lengkuas, serta gula Jawa menjadi fondasi utama cita rasanya. Namun, untuk menghasilkan rasa gurih yang lebih legit dan meresap hingga ke serat tempe paling dalam, penggunaan air kelapa segar menjadi rahasia utamanya. Dilansir dari detik.com, Sabtu, (17/10/2026).
Proses pembuatannya relatif praktis dan mudah dipraktikkan di rumah. Setelah diungkep hingga kuahnya menyusut dan bumbu meresap sempurna, tempe bacem sebetulnya sudah bisa langsung dinikmati. Namun, jika ingin tekstur luar yang sedikit karamelisasi, tempe cukup digoreng sebentar saja dalam minyak panas tanpa harus sampai kering.