Jejak Rasa Nusantara, 12 Camilan Tradisional Jatim Diakui sebagai Warisan Budaya

kuliner | 04 November 2026 18:36

Jejak Rasa Nusantara, 12 Camilan Tradisional Jatim Diakui sebagai Warisan Budaya
Ilustrasi beragam camilan tradisional khas Jawa Timur yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. (dok gresiksatu)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kekayaan kuliner Jawa Timur tidak hanya tercermin dari beragam makanan khas, tetapi juga jajanan tradisional yang menyimpan nilai sejarah dan budaya. Sedikitnya 12 camilan khas dari berbagai daerah di Jatim telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WBTbI).

 

Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa kuliner tradisional bukan sekadar produk pangan, melainkan bagian dari identitas masyarakat yang diwariskan lintas generasi. Dilansir dari gresiksatu.com, Rabu, (4/11/2026)

 

Berdasarkan data yang dihimpun, 12 camilan tersebut berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, di antaranya Bojonegoro, Madiun, Gresik, Tuban, Lumajang, dan Ponorogo. Masing-masing memiliki karakteristik, bahan baku, serta proses pembuatan yang mencerminkan tradisi masyarakat setempat.

 

Salah satu yang dikenal luas adalah ledre dari Bojonegoro. Camilan ini dibuat menggunakan bahan utama pisang raja yang dipadukan dengan tepung beras, santan, gula, dan telur. Bentuknya berupa gulungan tipis dengan tekstur renyah serta aroma pisang yang khas.

 

Ledre tercatat ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada 2021. Berdasarkan catatan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, makanan tradisional tersebut mulai dikenal sejak 1943 ketika masyarakat memanfaatkan bahan pangan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.