JAKARTA, PustakaJC.co – Program mudik gratis yang diselenggarakan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali menjadi harapan bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran 1447 Hijriah. Di tengah tekanan ekonomi serta meningkatnya biaya transportasi, fasilitas ini membantu warga tetap dapat merayakan hari raya bersama keluarga.
Tradisi mudik merupakan bagian penting dari perayaan Lebaran bagi masyarakat Indonesia. Namun tahun ini, biaya perjalanan yang cenderung meningkat membuat sebagian warga harus mencari alternatif agar tetap bisa pulang ke daerah asal.Demikian dilansir dari Jawapos.com, Selasa, (17/3/2026).
Melalui program Mudik Gratis BUMN, berbagai perusahaan pelat merah menyediakan sarana transportasi bagi masyarakat. Salah satunya PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) yang menyiapkan puluhan armada bus untuk mengangkut ratusan pemudik dari Jakarta menuju sejumlah kota di Pulau Jawa.
Pelepasan peserta mudik dilakukan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada akhir pekan lalu. Program ini menjadi bagian dari inisiatif mudik bersama BUMN yang digelar secara nasional untuk memberikan akses perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menyampaikan bahwa perusahaan menyiapkan sekitar 21 armada bus dengan kapasitas 40 hingga 45 penumpang setiap kendaraan. Armada tersebut melayani 12 rute perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Jawa Timur.
Beberapa rute yang disiapkan di antaranya Jakarta–Tasikmalaya, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Jepara, Jakarta–Wonogiri, Jakarta–Klaten, Jakarta–Surabaya, hingga Jakarta–Madiun. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin mudik namun terkendala biaya perjalanan.
“Selain memastikan pasokan energi tetap andal selama periode Lebaran, kami juga ingin memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Arief.
Keberangkatan peserta mudik tidak hanya dilakukan dari TMII. Gelombang berikutnya dijadwalkan berangkat pada 17 Maret dari sejumlah titik lain seperti kawasan Gelora Bung Karno serta kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Pelepasan ini merupakan bagian dari kolaborasi berbagai BUMN dalam program mudik bersama.
Untuk memastikan keselamatan perjalanan, seluruh armada bus telah menjalani proses ramp check. Selain itu, sebanyak 51 kru yang bertugas juga telah melalui pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
Program mudik gratis dinilai dapat membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya transportasi selama musim Lebaran. Di sisi lain, penyediaan transportasi massal juga berpotensi mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Bagi banyak warga, fasilitas ini menjadi kesempatan untuk tetap pulang kampung dan merayakan Lebaran bersama keluarga, meskipun kondisi ekonomi masih menghadapi berbagai tantangan. (frcn)