SURABAYA, PustakaJC.co – Kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi atau work life balance semakin meningkat di kalangan Generasi Z. Di tengah tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, banyak Gen Z mulai menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas agar tetap produktif tanpa mengorbankan kualitas hidup. Minggu, (26/7/2026).
Berdasarkan laporan Deloitte Global 2024 Gen Z and Millennial Survey, sebanyak 46 persen Gen Z mengaku sering merasa cemas dan stres selama bekerja. Temuan tersebut menunjukkan bahwa produktivitas saja tidak lagi menjadi ukuran utama, melainkan kesejahteraan mental dan keseimbangan hidup turut menjadi faktor penting dalam memilih lingkungan kerja. Dilansir dari detik.com, Minggu, (26/7/2026).
Survei tersebut juga mengungkap bahwa keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi prioritas utama bagi Gen Z dan milenial ketika menentukan tempat bekerja. Bahkan, kemampuan menjaga work life balance dinilai lebih menginspirasi dibandingkan pencapaian jabatan atau kepemilikan materi.
Untuk mengurangi tekanan pekerjaan, Gen Z umumnya menerapkan beberapa kebiasaan sederhana namun efektif.