GRESIK, PustakaJC.co - Kanker usus kini menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada kelompok usia di bawah 50 tahun. Data terbaru menunjukkan sekitar 45 persen kasus baru kanker usus didiagnosis pada pasien berusia di bawah 65 tahun, meningkat dibandingkan 27 persen pada 1995.
Meningkatnya kasus pada usia muda membuat sejumlah lembaga kesehatan, termasuk di Amerika Serikat, menurunkan rekomendasi usia skrining kanker usus dari 50 tahun menjadi 45 tahun sejak 2021. Dilansir dari gresiksatu.com, Rabu, (22/7/2026).
Sejumlah faktor diduga menjadi penyebab meningkatnya kasus kanker usus pada anak muda. Salah satu yang paling dominan adalah obesitas dan pola makan tidak sehat. Konsumsi makanan ultra-proses yang tinggi gula, lemak, dan garam, ditambah kebiasaan kurang bergerak, dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kolorektal.
Selain itu, penelitian juga menemukan adanya perbedaan komposisi mikrobioma atau bakteri usus antara pasien usia muda dan lanjut usia. Ketidakseimbangan mikrobioma diduga berkontribusi terhadap perkembangan sel kanker di usus.