Diana menjelaskan, kesepian tidak selalu identik dengan hidup seorang diri. Banyak orang yang tinggal bersama keluarga atau kerabat, namun tetap merasa hampa karena tidak memiliki kedekatan emosional yang mendalam.
Menurutnya, budaya gotong royong dan kebiasaan berkumpul yang masih kuat di Indonesia menjadi modal sosial penting untuk mencegah fenomena kesepian semakin meluas.
“Kita adalah rajanya diri kita sendiri, termasuk dalam hal mengatur dan mengontrol penggunaan gawai. Jangan sampai terbalik, kita yang justru dikendalikan oleh teknologi,” tegasnya.