Dari sisi penerimaan konsumen, diperlukan inovasi dalam mengolah kimpul agar lebih menarik dan mudah diterima oleh berbagai kelompok usia. Pengembangan produk tersebut dapat menyasar generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.
Menurut Lailatul, momentum viralnya kimpul perlu dimanfaatkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat memiliki peran masing-masing agar tren pangan lokal dapat berkembang secara berkelanjutan.
Pemerintah, misalnya, dapat berperan dalam memastikan aspek produksi, distribusi, hingga harga sehingga ketersediaan pangan lokal tetap terjaga dan mudah dijangkau masyarakat.
Sementara itu, pelaku usaha dapat mengembangkan kimpul menjadi berbagai produk yang lebih familiar, praktis, dan sesuai dengan selera konsumen masa kini.