Kapolri juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendukung salah satu poin dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan Indonesia mandiri dalam penyediaan pangan. Sebagai bentuk keseriusan, Jenderal Sigit menyebut pemerintah menyiapkan dukungan Rp 5 triliun untuk menyerap hasil panen melalui sistem distribusi yang didukung infrastruktur logistik standar Bulog.
“Ini menjadi salah satu program prioritas nasional yang harus kita dukung dan kita kawal bersama,” tambah Sigit.
Panen raya jagung ini mencakup luas 49,3 hektare di Desa Bolli, dan secara total menyentuh 474 hektare di wilayah Sulsel. Panen ini juga menjadi bagian dari strategi produksi kuartal II, yang akan berpuncak pada Juni mendatang.
Melalui kerja kolaboratif lintas sektor, panen raya di Bone menegaskan tekad bersama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara tangguh pangan, di mana pertanian menjadi pilar kedaulatan nasional yang dijaga bersama, dari desa hingga pusat kekuasaan. (ivan)