SURABAYA, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kehormatan istimewa untuk menunaikan ibadah haji tahun ini sebagai tamu undangan langsung dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud. Jumat, (30/5/2025).
Bersama 40 warga negara Indonesia lainnya, Khofifah terpilih mengikuti program undangan haji yang disalurkan melalui dana jariah pribadi Raja Salman ke 140 negara di dunia. Dari Indonesia, 36 orang telah berangkat pada 28 Mei 2025, sementara Khofifah bersama putranya Ali Mannagalli akan menyusul malam ini, dilansir dari surya.co.id, Jumat, (30/5/2025).
“Ini kehormatan luar biasa bagi saya. Saya diberi dua seat dan akan berangkat bersama anak saya, Ali Mannagalli,” ujar Khofifah saat ditemui di Posko SPMB Kantor Dinas Pendidikan Jatim, Jagir, Surabaya.
Program undangan haji ini digagas sejak masa Raja Salman dan dilanjutkan dalam era kepemimpinan Raja Muhammad bin Salman, sebagai bentuk kepedulian Kerajaan Saudi terhadap umat Islam dunia.
“Walau sekarang rajanya adalah Muhammad bin Salman, undangan ini berasal dari jariah Raja Salman yang diberikan kepada umat Muslim dari 140 negara,” jelas Khofifah.
Keberangkatan Khofifah bukan hanya perjalanan spiritual, tapi juga merepresentasikan pengakuan dunia internasional terhadap peran pemimpin daerah perempuan di Indonesia. Ia pun menyampaikan bahwa selama berada di Tanah Suci, dirinya akan mendoakan yang terbaik bagi masyarakat Jatim.
“Insyaallah malam ini saya berangkat. Mohon doa dari semuanya. Dan insyaallah saya akan mendoakan masyarakat Jawa Timur di tempat-tempat mustajabah, baik di Makkah, Madinah maupun Arafah,” ucap Gubernur Jatim ini.
Khofifah sebelumnya juga mengikuti pelepasan rombongan jamaah haji undangan yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia.
Keberangkatan Gubernur Khofifah sebagai tamu kehormatan Kerajaan Saudi menunjukkan eratnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Arab Saudi, sekaligus menjadi momen penting bagi Jawa Timur yang diwakili oleh salah satu pemimpin perempuannya di panggung spiritual dunia. (ivan)