Tragedi KMP Tunu di Selat Bali, Fraksi PDIP Desak Evaluasi Total dan Trauma Healing untuk Korban

pemerintahan | 07 Juli 2025 06:14

Tragedi KMP Tunu di Selat Bali, Fraksi PDIP Desak Evaluasi Total dan Trauma Healing untuk Korban
Ilustrasi KMP Runu Pratama, saat hampir tenggelam. (dok surabayapagi)

SURABAYA, PustakaJC.co – Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali menyisakan luka mendalam. Dari 65 orang di atas kapal, 30 penumpang berhasil diselamatkan, tujuh meninggal dunia, dan 28 lainnya masih dalam pencarian hingga Minggu, (6/7/2025).

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur pun mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayaran dan keselamatan transportasi laut. Anggota DPRD Jatim, Dewanti Rumpoko, menegaskan bahwa musibah ini harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak, terutama Kementerian Perhubungan. Dilansir dari surabayapagi.com, Senin, (7/7/2025).

“Ini harus jadi evaluasi besar, bersama dan menyeluruh. Terutama penyebrangan seperti ini. Memang bukan ranah provinsi, tapi karena ini terjadi di Banyuwangi, kami bersuara agar kejadian seperti ini tak terulang lagi,” tegas Dewanti, Sabtu, (5/7/2025).