“Ini yang saya waktu itu lapor dengan Pak Nasaruddin bahwa kapal pesiar sudah menanti untuk umrah. Tapi sayangnya ownership-nya bukan di kita. Lumayan, Rp60 juta bisa belajar macam-macam selama perjalanan,” kata Sapta Nirwandar.
Sapta menambahkan, umrah via laut kini tidak lagi memakan waktu berbulan-bulan seperti zaman dahulu.
“Kakek saya dulu dari Lampung ke Makkah empat bulan naik kapal. Sekarang 12 hari, pergi pakai cruise, pulangnya naik pesawat,” ujarnya.