Khofifah Puji KCS Skariga, Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing

pemerintahan | 12 Juli 2025 22:44

Khofifah Puji KCS Skariga, Cetak Generasi Tangguh dan Berdaya Saing
Gubernur Khofifah Puji Penggemblengan KCS Skariga di Arhanud Malang. (dok jatimsatunews)

MALANG, PustakaJC.co - Penggemblengan karakter siswa baru SMK PGRI 3 Malang (Skariga) di Pusdik Arhanud Malang menarik perhatian Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia menilai, program ini bukan sekadar masa orientasi, tapi langkah nyata mencetak kader bangsa yang siap bersaing di masa depan.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kegiatan Kegiatan Cinta Sekolah (KCS) SMK PGRI 3 Malang yang digelar di Lapangan Sudirman, Pusdik Arhanud, Malang. Kegiatan yang berlangsung sepekan sejak 7–12 Juli 2025 ini diikuti oleh 989 peserta didik baru dari berbagai daerah di Indonesia. Dilansir dari jatimsatunews.com, Sabtu, (12/7/2025).

“Menurut saya, SMK PGRI 3 Malang ini luar biasa. Ada siswa dari Flores, Medan, bahkan Batam. Ini bukti kepercayaan nasional terhadap pembinaan yang luar biasa di Skariga,” ujar Khofifah dalam sambutannya saat menutup acara.

KCS tahun ini mengusung tema “Tri Astha Garda Niskala”, yang merepresentasikan angkatan ke-38 sebagai garda muda yang sehat, kuat, dan hebat. Selama kegiatan, siswa digembleng secara fisik dan mental melalui materi wawasan kebangsaan, budaya industri, anti-perundungan, hingga pembinaan oleh TNI.

Kegiatan ini juga memperkuat 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila dan 3 prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) yang kini menjadi acuan kurikulum nasional.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aris Agung Paewai, juga menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan dunia industri.

“Sekolah tidak hanya fokus akademik atau teknis semata, tapi harus kolaboratif. Guru harus ditingkatkan kompetensinya agar peserta didik tersambung dengan kebutuhan dunia industri,” ungkap Aris.

Tak hanya materi serius, KCS juga menghadirkan kegiatan edukatif yang menyenangkan. Peserta menjalani 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat seperti minum susu bersama, berbagi ke lembaga sosial, hingga pelatihan disiplin dan tata upacara.

Kepala SMK PGRI 3 Malang, Moch. Lukman Hakim, menegaskan bahwa KCS menjadi penguat pendidikan karakter di era kompetitif.

“Kami ingin siswa kami siap tidak hanya dalam teknis, tapi juga secara moral dan mental untuk menyongsong masa depan yang kompetitif dan bermartabat,” tegas Lukman.

Puncak acara ditandai dengan pengukuhan peserta melalui pencabutan Pusaka Garda Niskala dan pemakaian seragam jeans sebagai simbol kesiapan menjadi bagian dari keluarga besar Skariga.

Dengan semangat “Tri Astha Garda Niskala”, SMK PGRI 3 Malang terus melangkah menjadi pionir pendidikan vokasi yang tak sekadar mencetak tenaga kerja, tetapi membangun generasi unggul dan berkarakter untuk masa depan Indonesia. (ivan)