MADIUN, PustakaJC.co – Lebih dari 3.000 peserta dari berbagai kota hingga luar provinsi berbaur dalam gelaran Madiun Running Fest 2025, Minggu pagi, (13/7/2025). Start dari pusat kota, event ini sukses menyatukan semangat olahraga, pariwisata, dan pemberdayaan ekonomi warga.
Wali Kota Madiun, Dr. Maidi, secara langsung melepas para pelari dari garis start. Ia menyebut acara ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah yang memberi dampak positif bagi kota. Dilansir dari jatimpos.co, Senin, (14/7/2025).
“Terima kasih kepada Ikasda (Ikatan Alumni SMAN 2 Madiun) yang sudah menggagas dan melaksanakan kegiatan ini. Ini bukti bahwa kolaborasi bisa menciptakan dampak besar. Ke depan, mari kita tingkatkan lagi,” ujar Maidi saat memberi sambutan.
Event ini tak hanya menyuguhkan rute lari yang melintasi taman-taman asri dan jalan kota yang bersih, tapi juga menghadirkan panggung komunitas, musik jalanan, serta stan UMKM lokal.
Di area sekitar finish line, belasan stan UMKM ramai dikunjungi. Sri Wahyuni, pelaku UMKM minuman herbal, mengaku omzetnya naik drastis.
“Biasanya sehari laku 50 gelas. Hari ini bisa sampai 150 gelas. Banyak yang dari luar kota mampir. Senang sekali,” ungkap Sri.
Selain itu, penampilan komunitas seni dan budaya di beberapa titik menjadikan atmosfer lomba seperti festival rakyat. Warga Madiun pun antusias menyambut pelari dengan ramah dan penuh senyum.
Madiun Running Fest kini digadang-gadang menjadi ikon baru sport tourism di kawasan Mataraman, yang mendukung visi kota sebagai kota sehat, dinamis, dan berdaya saing.
Madiun bukan sekadar menggelar lomba lari. Kota Pendekar ini sedang menunjukkan bagaimana olahraga bisa membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, promosi pariwisata, dan memperkuat identitas daerah. Madiun Running Fest bukan akhir, tapi langkah awal menuju masa depan yang lebih berwarna. (ivan)