Komisi Informasi Jawa Timur Visitasi Tuban, Teguhkan Komitmen Keterbukaan Publik

pemerintahan | 12 September 2025 05:16

Komisi Informasi Jawa Timur Visitasi Tuban, Teguhkan Komitmen Keterbukaan Publik
Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono menerima visitasi dari Komisioner KI Jatim di Rumah Dinas Wabup. (dok bhirawa)

TUBAN, PustakaJC.co  – Komisi Informasi (KI) Jawa Timur melakukan visitasi monitoring dan evaluasi (monev) ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban. Kegiatan ini merupakan program tahunan KI Jatim untuk mengukur kepatuhan badan publik dalam menerapkan keterbukaan informasi, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

 

 

Visitasi tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Tuban, Drs. Joko Sarwono, bersama Kepala Diskominfo-SP Tuban, Arif Handoyo, di Rumah Dinas Wabup, Rabu, (10/9/2025). Hadir pula Komisioner KI Jatim, Yunus Mansyur Yasin, S.Pd, yang memimpin penilaian.

 

Wabup Joko Sarwono menyampaikan apresiasinya atas perhatian KI Jatim terhadap Pemkab Tuban.

 

“Terima kasih atas penilaian yang dilakukan KI Jatim. Kabupaten Tuban berkomitmen terus meningkatkan pelayanan agar menjadi Kabupaten Informatif. Ini bentuk transparansi dan pelayanan informasi yang baik di tingkat pemerintahan,” ungkapnya, dikutip dari bhirawaonline.co.id, Jumat, (12/9/2025).

 

 

 

 

Menurutnya, informasi publik yang valid dan mudah diakses akan mengurangi kesalahpahaman serta menekan potensi penyebaran hoaks. Karena itu, ia meminta Diskominfo-SP bersama seluruh OPD mendukung penuh keterbukaan informasi sesuai standar yang berlaku.

 

Sebagai bentuk konkret, Pemkab Tuban telah menghadirkan kanal aduan resmi SP4N Lapor, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan dengan cepat dan ditindaklanjuti secara transparan.

 

 

“Setiap laporan harus ditindaklanjuti segera dan dipublikasikan agar masyarakat tahu bahwa aduannya benar-benar ditangani,” tegas Wabup.

 

Tak hanya fokus pada pelayanan informasi, Pemkab Tuban juga mendorong masyarakat untuk mengembangkan konten digital positif. Dengan ruang yang disediakan Diskominfo-SP, ide kreatif masyarakat diharapkan mampu memperkuat citra Tuban sebagai badan publik yang terbuka, inovatif, dan responsif.

 

 

 

Dengan langkah ini, Pemkab Tuban optimistis keterbukaan informasi publik bukan hanya sekadar kewajiban regulasi, tetapi menjadi budaya pemerintahan yang mengutamakan kepercayaan masyarakat. (ivan)