SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan akan menyekolahkan kembali dua kakak beradik, B (7) dan A (4), korban kekerasan ayahnya di Kutisari Selatan, Tenggilis Mejoyo.
Keduanya sempat putus sekolah karena harus merawat ayahnya, BS (60), yang lumpuh. Ironisnya, pengorbanan itu dibalas dengan kekerasan hingga membuat mata salah satu anak terluka. Dilansir dari jawapos.com, Senin, (13/9/2025).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Surabaya, Ida Widayati, menyampaikan bahwa B dan A sudah dievakuasi ke panti asuhan, bergabung dengan kakak mereka BE (16) yang lebih dulu kabur dari rumah.