Kapolri Pimpin Apel 4.425 Ojol Jogo Jatim, Khofifah Apresiasi Sinergi Jaga Kamtibmas

pemerintahan | 02 November 2025 07:04

Kapolri Pimpin Apel 4.425 Ojol Jogo Jatim, Khofifah Apresiasi Sinergi Jaga Kamtibmas
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Kerudung putih)

MALANG, PustakaJC.co – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Ojek Online (Ojol) Kamtibmas Jogo Jatim di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat, (31/10/2025). Kegiatan ini diikuti 4.425 pengemudi Ojol dari berbagai daerah di Jawa Timur.

 

Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Pangdiv 2 Kostrad, Kasdam V/Brawijaya, para pejabat Mabes Polri, serta Forkopimda Kota Malang. Dalam kesempatan itu juga diserahkan ribuan sak beras SPHP dan helm untuk para Ojol. 

 

 

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kepolisian dan komunitas Ojol atas komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jatim.

 

“Apel ini menegaskan komitmen pemerintah dan Polri melibatkan Ojol menjaga Jatim tetap aman dan damai di tengah dinamika saat ini,” ujar Khofifah.

 

 

Ia menilai, Ojol bukan sekadar pahlawan bagi keluarga, tetapi juga “pahlawan jalanan” dan mitra Kamtibmas pemerintah. Para pengemudi Ojol disebut sebagai perpanjangan tangan informasi keamanan di lapangan.

 

“Menjaga kondusifitas Jawa Timur sangat penting untuk menjaga Indonesia. Jatim adalah rumah kita bersama,” tegasnya.

 

Selain berperan dalam keamanan, Khofifah menyebut Ojol juga berkontribusi besar terhadap perputaran ekonomi dan kemajuan UMKM.

 

“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat termasuk Ojol harus terus diperkuat agar Jatim tetap tertib dan damai,” pungkasnya.

 

 

 

 

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Ojol memiliki peran strategis dalam membantu menjaga keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

 

“Polri ingin bermitra dengan Ojol. Bila ada kejadian di lapangan, segera laporkan. Jika Kapolres tidak membantu, laporkan ke Kapolda. Jika Kapolda tidak membantu, laporkan ke Kapolri,” ujarnya tegas.

 

Dari sisi Ojol, Ambarwati — pengemudi perempuan asal Sidoarjo — berharap kegiatan semacam ini dapat rutin dilakukan.

 

“Kami setiap hari di jalan yang rawan kecelakaan. Tes kesehatan gratis seperti ini sangat membantu. Semoga hubungan Ojol dan pemerintah terus membawa kesejahteraan dan ketentraman bagi Jatim,” ujarnya. (ivan)