SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar Kick-Off Pelatihan bagi Tenaga Pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin, (3/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memaksimalkan peran pendamping dalam mendukung penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak menegaskan, para pendamping berperan penting dalam membantu pengurus koperasi serta kepala desa atau lurah agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat waktu. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Rabu, (5/11/2025).
“Mereka mendampingi langsung di lapangan. Kami ingin pelaksanaannya benar-benar efektif dan sesuai target waktu,” ujar Emil.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pendataan aset koperasi.
“Pendamping butuh dukungan dari pemerintah setempat. Tidak mudah meminta data aset tanpa dukungan kepala desa,” tambahnya.
Menurut Emil, pemerintah pusat telah menyiapkan berbagai solusi, dan pemerintah daerah wajib memberikan dukungan maksimal di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa menyebut sebagian besar tenaga pendamping merupakan wirausahawan yang berpengalaman.
“Rata-rata mereka pernah punya usaha sendiri. Kami bekerja sama dengan Unair, STIESIA, dan Unesa agar mereka mendapat ilmu manajerial organisasi koperasi yang baik,” jelas Endy.
Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan pendamping dalam mengelola usaha koperasi agar menarik minat masyarakat untuk bergabung sebagai anggota aktif. (ivan)