Ekspor Melonjak, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh Lampaui Nasional

pemerintahan | 08 Desember 2025 05:56

Ekspor Melonjak, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh Lampaui Nasional
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co - Jawa Timur mencatat kinerja ekspor yang terus menguat sepanjang Januari–Oktober 2025. Nilai ekspor migas dan nonmigas menembus 25,3 miliar USD, naik 16,64 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa tren ekspor masih menunjukkan peningkatan signifikan, sementara impor justru turun. Total impor Jatim mencapai 24,25 miliar USD atau turun 3,56 persen dibanding 2024. Dilansir dari jawapos.com, Senin, (8/12/2025).

 

Menurut Khofifah, capaian tersebut menunjukkan produk-produk Jawa Timur semakin kompetitif di pasar global dan memberikan kontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi daerah.

 

 

Komoditas perhiasan atau permata menjadi penopang utama ekspor nonmigas, tumbuh 40,30 persen dengan lonjakan unit value 687,41 persen. Selain itu, ekspor lemak serta minyak hewan/nabati juga meningkat 41,35 persen, menyumbang 7,91 persen dari total ekspor Jatim.

 

“Ekspor nonmigas, terutama perhiasan atau permata, masih menjadi komoditas unggulan,” ujar Khofifah.

 

Swiss tercatat sebagai negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai 4,08 miliar USD, didominasi perhiasan, kendaraan, dan perkakas non-logam mulia.

 

 

Penguatan ekspor ini turut mendorong ekonomi Jatim pada triwulan III-2025 tumbuh 5,22 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat 5,04 persen. Inflasi pun berada pada level terkendali, menandakan daya beli masyarakat tetap terjaga.

 

“Kami mengajak seluruh stakeholder perdagangan semakin bersinergi untuk terus memperkuat kinerja ekspor dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (ivan)