Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi, menegaskan bahwa Festival Mangrove Jatim ke-sembilan merupakan bukti komitmen berkelanjutan pemerintah daerah.
“Berdasarkan Peta Mangrove Nasional 2024, Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan luasan mangrove terbesar di Pulau Jawa. Dalam empat tahun terakhir, luasannya meningkat 3.618 hektare atau 13,29 persen,” ungkapnya.
Di sektor daratan, capaian lingkungan Jawa Timur juga menunjukkan tren positif. Luas lahan kritis menurun signifikan dari 432.225 hektare pada 2018 menjadi 370.544 hektare pada 2024, mencerminkan keberhasilan menjaga tutupan hutan dan lahan secara konsisten.