Wartawan:
Kalau harus memilih, mana yang lebih layak dijadikan teladan: anggota dewan lulusan Paket C tetapi rajin turun ke dapil, atau yang bergelar akademik tinggi namun jarang hadir?
Narasumber:
Dalam sistem demokrasi perwakilan, teladan ideal adalah anggota dewan yang memiliki bekal pendidikan sekaligus menunjukkan komitmen kerja yang tinggi di lapangan. Pendidikan memberikan dasar keilmuan dan kemampuan analisis kebijakan, tetapi nilai tersebut hanya bermakna apabila diiringi dengan kehadiran yang konsisten, keterlibatan aktif di daerah pemilihan, serta keberpihakan nyata kepada kepentingan masyarakat.
Dengan demikian, yang patut dijadikan teladan adalah wakil rakyat yang mampu mengintegrasikan kapasitas intelektual dengan etos kerja dan tanggung jawab representasi. Prinsip ini sejalan dengan meritokrasi dalam demokrasi, di mana kualitas wakil rakyat diukur bukan semata dari gelar akademik, melainkan dari kemampuannya menerjemahkan pengetahuan menjadi kebijakan dan tindakan yang berdampak langsung bagi publik. (ivan)