KEDIRI, PustakaJC.co - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur melalui Tim Jatim Social Care (JSC) bergerak cepat mengevakuasi seorang lanjut usia dengan gangguan jiwa (ODGJ) berinisial MS di Desa Jantok, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Lansia tersebut diketahui telah hidup terisolasi di dalam rumah selama kurang lebih empat tahun.
Evakuasi dilakukan pada Jumat, (30/1/2026) setelah adanya laporan masyarakat yang disampaikan melalui media sosial pada Rabu, (28/1/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim segera menerjunkan tim untuk melakukan verifikasi lapangan dan penanganan. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Senin,(2/2/2026).
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Jatim, Muchammad Arif Ardiansyah, SSTP, MSi, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan instansi terkait begitu laporan dinyatakan valid.
“Begitu laporan masuk dan diverifikasi, kami segera bergerak dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Arif.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan MS telah mengalami gangguan jiwa sejak kecil. Kondisinya semakin memprihatinkan seiring bertambahnya usia, ditambah gangguan penglihatan yang dialaminya. Sebelumnya, MS kerap keluar rumah tanpa tujuan jelas hingga beberapa kali mengalami kecelakaan.
Keterbatasan kemampuan keluarga dalam melakukan pengawasan dan perawatan membuat MS akhirnya dikurung di dalam rumah selama bertahun-tahun dengan alasan keselamatan.
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, Tim JSC Dinsos Jatim bersinergi dengan UPT Rehabilitasi Sosial Bina Laras (RSBL) Kediri serta Dinsos Kabupaten Kediri. Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi MS kurang terawat dan langsung melakukan pembersihan sebelum proses evakuasi lanjutan.
Arif menegaskan bahwa setiap ODGJ memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlakuan manusiawi serta akses layanan kesehatan dan rehabilitasi sosial.
“Nantinya MS akan mendapatkan haknya, mulai dari layanan kesehatan hingga rehabilitasi sosial, agar fungsi sosialnya dapat kembali,” tegasnya.
Saat ini, MS telah dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya untuk menjalani pemeriksaan medis secara menyeluruh. Setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil, MS akan melanjutkan proses rehabilitasi sosial di UPT RSBL Kediri guna memastikan kehidupannya ke depan lebih layak, aman, dan bermartabat. (ivan)