Airlangga menegaskan, stimulus Idulfitri ini merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang terbukti berdampak positif terhadap perekonomian. Pada periode tersebut, pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2025 tercatat mencapai 5,39 persen.
Ia juga mengungkapkan, mobilitas masyarakat saat Idulfitri 2025 mencapai 154,62 juta orang, sedangkan pada libur Nataru tercatat 110,43 juta orang. Insentif transportasi turut mendorong peningkatan pariwisata, dengan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 1,41 juta orang dan wisatawan domestik 105,98 juta orang.
Dengan berbagai stimulus tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi nasional 2025 dapat mencapai 5,11 persen secara tahunan. (ivan)