Lebaran 2026 Dongkrak 5,31 Juta Kunjungan Pemprov Jatim Sebut Jadi Sinyal Kuat Pergerakan Ekonomi

pemerintahan | 31 Maret 2026 10:18

 

Dalam mengukur dampak ekonomi sektor pariwisata, Pemprov Jatim tidak hanya bertumpu pada jumlah wisatawan. Sejumlah indikator lain turut dianalisis, antara lain:

tingkat okupansi hotel dan akomodasi,

rata-rata pengeluaran wisatawan (makan-minum, belanja UMKM, transportasi),

hingga kontribusi terhadap konsumsi rumah tangga dalam struktur PDRB.

 

“Pariwisata menjadi pengungkit karena langsung menyentuh konsumsi masyarakat, yang merupakan komponen terbesar dalam ekonomi daerah,” ujarnya.

 

Secara spasial, dampak lonjakan kunjungan tidak merata. Aktivitas ekonomi meningkat signifikan di beberapa klaster utama, seperti:

kawasan wisata alam Bromo–Tengger–Semeru dan Ijen,

wisata religi di Gresik, Lamongan, dan Tuban,

serta wisata keluarga dan urban di Kota Batu dan Surabaya.

 

Wilayah-wilayah tersebut tercatat mengalami peningkatan pergerakan wisatawan sekaligus transaksi ekonomi selama periode Lebaran.

 

Pemprov Jatim menyadari bahwa momentum Lebaran bersifat musiman. Karena itu, sejumlah strategi disiapkan agar dampaknya berkelanjutan.

 

Di antaranya:

 

mendorong digitalisasi transaksi UMKM melalui QRIS,

memperluas kalender event wisata sepanjang tahun,

serta memperkuat konektivitas dan infrastruktur destinasi.