14 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan di Trenggalek, Perkuat Distribusi Ekonomi Desa

pemerintahan | 08 April 2026 07:43

14 Truk Koperasi Merah Putih Disalurkan di Trenggalek, Perkuat Distribusi Ekonomi Desa
Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara bersama Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menyerahkan kunci truk operasional Koperasi Merah Putih kepada perwakilan pengurus koperasi di halaman Kodim 0806/Trenggalek. (dok jatimpos)

TRENGGALEK, PustakaJC.co — Sebanyak 14 unit truk operasional tahap pertama untuk program Koperasi Merah Putih mulai disalurkan di Kabupaten Trenggalek, Selasa, (7/4/2026). Armada ini diproyeksikan menjadi tulang punggung distribusi ekonomi bagi koperasi desa dan kelurahan.

 

Truk berwarna putih bertuliskan “Koperasi Merah Putih” tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, bersama Dandim 0806/Trenggalek, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, kepada pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (8/4/2026).

 

Syah Muhammad Natanegara menyebut, bantuan armada ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kelembagaan koperasi agar lebih optimal dalam menggerakkan ekonomi desa.

 

“Ini bentuk dukungan nyata untuk koperasi desa. Harapannya bisa dimanfaatkan maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

 

 

Ia juga mengapresiasi peran PT Agrinas dan Kodim 0806/Trenggalek yang turut memfasilitasi penyaluran kendaraan operasional tersebut.

 

Sementara itu, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro menambahkan, pemerintah tidak hanya menyiapkan truk, tetapi juga akan menambah 14 unit mobil pikap serta kendaraan roda tiga guna menunjang mobilitas koperasi.

 

Menurutnya, armada ini akan difokuskan untuk memperlancar distribusi hasil pertanian, sayur mayur, hingga kebutuhan logistik desa, termasuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

“Fungsinya untuk mempercepat distribusi hasil tani dan kebutuhan desa, sekaligus mendukung dapur MBG,” jelasnya.

 

 

 

Meski telah diserahkan, seluruh kendaraan belum dioperasikan. Pemerintah masih menunggu peresmian resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.

 

Setelah diresmikan, armada tersebut akan digunakan oleh 14 koperasi penerima yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Karangan, Tugu, Gandusari, Durenan, Panggul, dan Suruh. (ivan)