SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tancap gas percepatan sertifikasi tanah. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 7.500 relawan “laskar karomah” disiapkan untuk membantu proses di lapangan.
Komitmen ini ditegaskan Khofifah saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pertanahan Nasional Jawa Timur dan Universitas KH. Abdul Chalim, yang dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat tanah wakaf serta aset Pemprov Jatim di Pondok Pesantren Amanatul Ummah.
Menurut Khofifah, percepatan sertifikasi tanah tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan, tetapi harus didukung sumber daya manusia yang kuat di lapangan.
“Percepatan sertifikasi tanah membutuhkan dukungan SDM yang kuat. Melalui kerja sama ini, kita pastikan ada tambahan tenaga untuk mempercepat proses,” ujarnya.