Dalam waktu dekat, BPN Jatim akan menggelar pelatihan bagi para relawan di Pacet, Mojokerto, guna membekali mereka dengan pemahaman teknis dan administratif.
“Relawan akan dibagi dua tugas, yakni pengumpulan data fisik seperti pemasangan patok, dan data yuridis seperti dokumen kepemilikan,” jelasnya.
Dengan kombinasi kekuatan relawan, dukungan lembaga keagamaan, dan gerakan partisipatif masyarakat, Pemprov Jatim menargetkan percepatan sertifikasi tanah bisa berjalan lebih masif—sekaligus menekan potensi konflik lahan di masa depan. (ivan)