Dalam pandangan akhirnya, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tahun 2025 sebesar 5,3 persen atau lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,11 persen.
Namun, fraksi menilai pertumbuhan ekonomi tersebut belum merata. Sebab, realisasi investasi masih terpusat di sejumlah wilayah tertentu. Bahkan sekitar 78 persen investasi disebut hanya masuk ke lima kabupaten/kota besar seperti Surabaya dan Sidoarjo.
Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai serius mendorong pemerataan investasi dengan memperkuat kawasan industri baru di wilayah selatan dan daerah tapal kuda.
Selain itu, pemerintah juga diminta memberi insentif pajak daerah dan kemudahan lahan investasi untuk menarik investor masuk ke daerah yang selama ini tertinggal.
Tak hanya ekonomi, sektor pendidikan turut menjadi perhatian serius. Fraksi menilai disparitas pendidikan antarwilayah masih tinggi dan angka putus sekolah di beberapa daerah belum tertangani maksimal.