Dalam forum konsultasi publik tersebut, ia turut mendorong masyarakat agar aktif menyampaikan masukan dan aspirasi sebelum proyek dimulai.
“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat. Normalisasi ini adalah dari kita, oleh kita, dan untuk kemaslahatan bersama,” katanya.
Ia berharap proyek normalisasi Afvour Macanan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi sedimentasi dan banjir di wilayah Merakurak sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
“Kami di DPRD Jawa Timur akan terus mengawal agar anggaran Tahun 2026 ini tereksekusi secara transparan, tepat sasaran, dan tepat waktu,” pungkasnya. (ivan)