Kemiskinan Ekstrem Jawa Timur Turun Jadi 0,29 Persen, Khofifah Sebut Program Tepat Sasaran Berjalan Efektif

pemerintahan | 25 Mei 2026 18:24

Hal tersebut tercermin dari data BPS per 5 Februari 2026 yang menunjukkan persentase penduduk miskin di Jawa Timur pada September 2025 berada di angka 9,30 persen, turun dibandingkan Maret 2025 sebesar 9,50 persen.

Menurut Khofifah, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, organisasi sosial, komunitas masyarakat hingga relawan sosial.

Berbagai program strategis Pemprov Jatim juga terus diperkuat, seperti perlindungan sosial adaptif, pemberdayaan UMKM, penguatan ekonomi keluarga, bantuan sosial, PKH Plus, Desa Berdaya, perlindungan pekerja rentan, intervensi berbasis data P3KE, hingga peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan.

“Pengentasan kemiskinan ekstrem tidak cukup hanya melalui bantuan sosial. Harus ada pemberdayaan berkelanjutan agar masyarakat memiliki daya tahan ekonomi dan kualitas hidup yang lebih baik,” pungkasnya. (frchn)