Jawa Timur Jadi Rujukan Nasional, Bapenda Jatim Bagikan Strategi Digitalisasi Pajak kepada TP2DD Bengkulu

pemerintahan | 24 Juli 2026 21:42

Jawa Timur Jadi Rujukan Nasional, Bapenda Jatim Bagikan Strategi Digitalisasi Pajak kepada TP2DD Bengkulu
Dok Bapenda Jatim

SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur kembali menjadi rujukan daerah lain dalam pengembangan digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Kali ini, Bapenda Jatim menerima kunjungan kerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Bengkulu dalam kegiatan Digital Innovation Exchange: Strengthening Strategic Collaboration yang digelar di Kantor Bapenda Jatim, Jumat (24/7).

 

Kunjungan tersebut diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Bengkulu, Bank Indonesia, serta Bank Pembangunan Daerah Bengkulu. Agenda utama kegiatan ini adalah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam memperkuat implementasi digitalisasi transaksi daerah yang telah dijalankan Jawa Timur selama beberapa tahun terakhir.

Dalam forum tersebut, Bapenda Jatim memaparkan berbagai strategi dan inovasi yang menjadi faktor keberhasilan Jawa Timur dalam mempercepat digitalisasi layanan publik dan transaksi keuangan daerah. Upaya tersebut turut mengantarkan Jawa Timur meraih predikat TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Jawa-Bali dalam ajang Championship TP2DD. Prestasi itu menjadi bukti konsistensi Pemprov Jatim dalam mendorong transformasi digital sektor fiskal dan pelayanan publik. 

 

Melalui diskusi dan sesi benchmarking, Bapenda Jatim menjelaskan berbagai langkah percepatan digitalisasi, mulai dari integrasi sistem pembayaran pajak daerah secara elektronik, pemanfaatan kanal pembayaran digital, hingga penguatan kolaborasi dengan perbankan dan Bank Indonesia dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

 

Dalam unggahan resminya, Bapenda Jatim menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antardaerah dalam mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

 

"Berbagai strategi dan inovasi dipaparkan sebagai bagian dari upaya yang mengantarkan Jawa Timur meraih predikat TP2DD Terbaik Tingkat Provinsi di Wilayah Jawa-Bali pada Championship TP2DD 2025," tulis Bapenda Jatim melalui akun Instagram resminya.

 

TP2DD sendiri merupakan forum koordinasi lintas sektor yang dibentuk untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi transaksi pemerintah daerah. Kehadiran TP2DD bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, akuntabilitas, sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui pemanfaatan teknologi digital. 

 

Keberhasilan Jawa Timur dalam implementasi TP2DD dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah, tetapi juga memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat. Digitalisasi memungkinkan pembayaran pajak dan retribusi dilakukan lebih cepat, aman, transparan, serta dapat diakses melalui berbagai platform elektronik.

 

Benchmarking yang dilakukan TP2DD Bengkulu diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarwilayah. Dengan demikian, berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di Jawa Timur dapat direplikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah lain guna mempercepat transformasi digital pemerintahan.

 

Pemprov Jatim berharap kolaborasi antardaerah seperti ini terus diperkuat agar digitalisasi transaksi pemerintah daerah semakin merata di seluruh Indonesia. Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, percepatan digitalisasi juga menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang modern, efektif, dan berdaya saing.

(int)