Menurutnya, keberhasilan program kewirausahaan tidak cukup hanya dilihat dari jumlah kegiatan maupun peserta yang terlibat. Dampak nyata yang dihasilkan setelah program menjadi salah satu indikator penting.
“Bukan sekadar output atau outcome yang dikejar, tetapi bagaimana impact-nya. Dari take-off, bootcamp, hingga demo day, alur program disusun bertahap untuk memaksimalkan kesiapan peserta,” jelasnya.
Peserta Berkesempatan Mendapat Sertifikasi
Program Digital Creativepreneur 2026 juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh sertifikasi kompetensi yang difasilitasi pemerintah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kredibilitas peserta sekaligus menjadi nilai tambah ketika mengembangkan usaha dan memperluas akses pasar.
“Benefit dari sini adalah memperoleh sertifikat gratis dari Pemprov Jatim. Tidak hanya satu, tetapi dua sertifikat, yaitu LSP dan BNSP,” kata Bimo.