Urai Kemacetan Ketapang, Pemprov Jatim Dorong Peningkatan Ritase dan Stikerisasi

pemerintahan | 07 September 2026 19:04

Urai Kemacetan Ketapang, Pemprov Jatim Dorong Peningkatan Ritase dan Stikerisasi
Kadishub Jatim, Nyono. (dok suarasurabaya)

BANYUWANGI, PustakaJC.co - Menanggapi krisis antrean kendaraan yang mengular hingga belasan kilometer menuju Pelabuhan Ketapang, Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur menegaskan bahwa solusi jangka pendek yang paling realistis saat ini adalah meningkatkan frekuensi perjalanan (ritase) kapal dan memilah bobot kendaraan, bukan sekadar menambah armada baru.

 

Kepala Dishub Jatim, Nyono, menilai bahwa keberadaan 56 kapal reguler yang ada di lintasan Ketapang–Gilimanuk sebenarnya sudah sangat melimpah. Namun, pengoperasian kapal-kapal tersebut tidak dapat berjalan optimal karena minimnya kapasitas dermaga yang mampu melayani kendaraan logistik berat.

 

"Kapal program TBB, tiba bongkar berangkat, yang bisa memuat kendaraan berat logistik yang besar... itu yang harus ditambah ritase-nya. Kami ulangi, bukan menambah kapal tetapi menambah ritase," tegas Nyono, dikutip dari kominfojatim.go.id, Senin, (7/9/2026).