SURABAYA, PustakaJC.co - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim menggelar kegiatan Jalan Sehat Inklusif Day di Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Minggu, (20/9/2026).
Acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (21/9/2026).
Massa yang hadir berasal dari lintas elemen masyarakat, mulai dari penyandang disabilitas, warga umum, mahasiswa, civitas akademika Unair, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga berbagai komunitas olahraga.
Peringatan Haornas tahun ini juga berkolaborasi dengan Puncak Dies Natalis ke-60 Fakultas Farmasi Unair. Selain jalan sehat, acara dimeriahkan oleh pameran UMKM serta sport exhibition yang menampilkan aksi pushbike dan skateboard.
Mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Jatim, Heru Wahono, menegaskan pentingnya menjadikan olahraga sebagai gaya hidup berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial.
“Olahraga bukan sekadar seremonial, tetapi bagian dari investasi kesehatan yang paling murah. Kita harus menjaga kesehatan agar jiwa dan raga tetap kuat,” ujar Heru di sela acara.
Heru juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam ajang olahraga modern. Hal itu diterapkan langsung dalam mekanisme pengundian hadiah acara yang berbasis digital untuk mencegah kerumunan.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi sejalan dengan pengembangan sport science saat ini.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Muhammad Madyan, menyambut positif sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah.
“Kolaborasi ini merupakan awal yang baik. Kami berharap ke depan kerja sama antara Unair dan Pemprov Jatim semakin erat,” ungkap Madyan.
Melalui ajang Jalan Sehat Inklusif Day ini, Pemprov Jatim mendorong penguatan budaya hidup sehat sekaligus memperluas partisipasi olahraga yang ramah dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (ivan)